Benchmark : WP Super Cache vs W3 Total Cache

Saya baru main-main dengan salah satu akun shared hosting di stablehost.com, visitors sekitar 3.000-an/hari. Gak begitu banyak traffiknya, tapi pas saya lihat di cpanel, banyak sekali faults (error) karena penggunaan CPU/RAM/Process yang berjalan gak optimal.

Pas saya cek ternyata yang jadi salah satu sumber masalah high CPU usage adalah plugin caching W3 Total Cache. Dia bagus dan ringan untuk memberikan cache file yang generated ke visitor
Tapi pas lagi generate cache file, berat juga …. Dengan plugin P3 – Plugin Performance Profiler, hasilnya 56% waktu CPU di website saya habis untuk W3 Total Cache:
 W3 Total Cache
High CPU Usage
Saya akhirnya coba cari alternatif lainnya, yang sama-sama terkenal pakai WP Super Cache. Kata beberapa website lebih ringan, termasuk kata HostGator yang menyarankan WPSC daripada W3TC, kata mereka :
In fact, we recommend that you use WP Super Cache, which is installed by default by our QuickInstall cPanel plugin, over W3 Total Cache, unless you need advanced features like CDN integration or enhanced caching features. WP Super Cache is much easier to configure and is lighter weight — HostGator
Akhirnya saya coba untuk ganti dari W3TC ke WPSC, dan hasilnya memang jauh lebih ringan :

WP Super Cache PieWP Super Cache Load

Yang tidak kalah menggembirakannya, penggunaan resource server pun turun cukup signifikan dengan menggunakan WP Super Cache dibandingkan dengan menggunakan W3 Total Cache, contohnya seperti ini, perhatikan panah merah :

LVE Status

Ternyata selain lebih mudah digunakan (option-nya gak terlalu banyak), plugin dengan jutaan install yang digawangi oleh team Automattic (founder wordpress.com dan wordpress.com) ini lebih ringan untuk server dan tentunya untuk kantong kita. Tertarik mencoba? :)

PS : hasil pada server Anda bisa jadi akan berbeda dengan hasil pada server kami, silakan diukur dan dipilih sesuai hasil testing Anda sendiri.